Saat Anak Ingin Ulangi Prestasi Ayah

[Sumber]

Miroslav Kadlec adalah salah satu pilar Republik Ceko saat mereka mengalahkan Portugal pada perempat-final untuk merebut gelar runner-up pada kejuaraan Eropa 1996. 16 tahun kemudian, anaknya, Michal Kadlec, siap mengulang sukses sang ayah saat kedua negara kembali bertemu pada babak delapan besar di Warsawa, Kamis 21 Juni 2012 atau Jumat dini hari WIB.

Ceko melangkah ke babak perempat-final dengan status tidak diunggulkan. Kiprah mereka selama penyisihan Grup A pun tidak terlalu cemerlang, setelah kalah 1-4 dari Rusia, mereka harus bersusah payah merebut kemenangan pada dua laga lanjutan melawan Yunani dan Polandia untuk meraih tiket dan status pemuncak klasemen.

Posisi yang sama juga terjadi pada skuad Ceko 16 tahun lalu. Komposisi skuad pecahan negara Uni Soviet itu nyaris tidak memiliki pemain dengan status pemain besar, kebanyakan mereka bermain di kompetisi lokal.

Michal Kadlec sadar kalau Portugal adalah kubu yang lebih difavoritkan, namun asa untuk mengulang memori sukses sang ayah tetap diusung pemain berusia 27 tahun itu.

“Grup mereka adalah salah satu yang terberat, bahkan sebelum kejuaraan dimulai. Jai kami sadar laga perempat-final ini tidak akan mudah. Ngomong-ngomong, memang kapan perempat-final kejuaraan Eropa mudah?” ujar Michal, seperti dilansir situs resmi UEFA.

“Ini adalah sebuah kebetulan laga pada 1996 kembali terulang, yang berbeda kami lolos sebagai peringkat pertama dan Portugal kedua. Tapi selain itu semua sama,”  lanjut pemain Bayer Leverkusen itu.

“Portugal adalah favorit dan jika berakhir seperti 1996, akan seperti mimpi. Kami akan lakukan segalanya agar perjalanan kami di turnamen ini tetap berlanjut,” imbuh Michal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

close