Rekaman Pemerkosaan Massal Dijadikan Alat Untuk Memeras

Januri 2011 silam terjadi pemerkosaan di daerah Malang. Pemerkosaan yang dilakukan berkelompok itu juga dilakukan di atas batu besar atau di tempat terbuka. Salah seorang dari empat pemerkosan merekam adegan pemerkosaan selama 2.56 detik. Rekaman tersebut dibuat agar sang gadis berusia 18 tahun yang juga merupakan seorang penjaga konter telepon selulerĀ  dapat merahasiakan identitas para pelaku. Selain itu, rekaman tersebut digunakan para pelaku untuk memeras gadis tersebut, ada juga dugaan bahwa rekaman itu adalah senjata agar sang gadis mau terus melayani keempat pemuda itu.

Kasus ini menguak betapa rentannya keamanan seorang pegawai wanita saat ini. Baik di desa ataupun di kota, tidak ada tempat yang aman bagi seorang wanita pekerja untuk lolos dari kebejatan seks para pria lapar. Apalagi akhir-akhir ini, para pekerja wanita seringkali dituntut untuk berdandan cantik dengan pakaian ketat yang mengekspose bentuk tubuh. Malah beberapa tempat usaha menuntut pegawai wanitanya untuk memakai pakaian mini. Realita ini memperburuk keamanan seorang pegawai wanita terlebih yang harus bekerja hingga malam hari.

Ditulis Berdasarkan Berbagai Sumber,

Yusuf Abdac

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

close