Selain Citumang di Pangandaran terdapat sebuah tempat bernama Batu Hiu. Sebenarnya di sana dulu ada sebuah batu yang sangat mirip dengan hiu. Tetapi karena tergerus ombak hiu tersebut menjadi lebih menyerupai lemari besar. Berdasarkan detikTravel, pada waktu Tsunami di tahun 2006, batu tersebut sudah berpindah dari posisinya semula.
Namun yang menarik dari Batu Hiu bukanlah batu tersebut, melainkan keindahan alamnya. Malah, detikTravel menyamakan keindahan Batu Hiu dengan Tanah Lot di Bali. Disana kita akan disuguhkan pemandangn yang sangat indah dengan alas rerumputan dari ketinggian. Di bawah karang besar Batu Hiu, terdapat pantai dengan arus yang kencang. Kita tidak diperbolehkan berenang di sana. Namun, banyak surfer yang menyukai batu hiu dan menjadikannya tempat berselancar.
Bagi pecinta binatang, di seberang pantai terdapat tempat penakaran kura-kura. Mengunjungi tempat penakaran ini dapat memberikan pengalaman tersendiri bagi pecinta binatang.
Dalam perjalanan ke Batu Hiu, kita dapat berhenti di beberapa tempat untuk melihat aktifitas warga di sana. Seperti pembuatan gula merah secara traditional, pembuatan kerupuk, bahkan wayang golek. Ini merupakan “sesuatu” yang sangat unik dan layak dinikmati.
Dari Batu Hiu kita bisa berjalan menyusuri tepian pantai, hingga sampai ke Batu Karas. Batu Karas lebih mirip dengan Private Beach dan surganya surfing untuk para pemula karena ombaknya yang panjang.
Yusuf Abdac – 20 September 2011



